Kamis, 06 Oktober 2011

Memperbaiki Memory Card

Memperbaiki Kartu Memori (MMC) Yang Rusak

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada kartu memori, antara lain :
- Adanya pengaruh medan magnet yang kuat;
- Kesalahan waktu mencabut atau memasukkan kartu memory ke slot memori yang mengakibatkan terjadinya kerusakan fisik;
- Panas yang berlebih;
- Kartu memory sering dipindah-pindahkan ke perangkat lain, misalnya kartu MMC handphone, kita pasangkan ke kamera digital, dan lain-lain;
- dsb.

Kerusakan pada kartu memori ini diistilahkan memori corrupt, ini terjadi karena rusaknya sistem file (bukan kerusakan fisik) ciri-cirinya, yaitu memorinya tidak terdeteksi, atau terdeteksi tetapi tidak bisa dibuka.
Disini kita akan mencoba memperbaikinya dengan cara memformat kartu memori tersebut caranya sebagai berikut :

Menggunakan card reader yang terhubung ke PC
Caranya, Format lewat menu Windows Explorer.
1. Cabut kartu memori dari ponsel, masukkan ke memori card reader.
Perhatikan :
Jangan sembarangan mencabut memori dari ponsel. Khususnya pada ponsel dengan slot memori hotswap seperti pada N70, gunakan menu “Remove Memory” untuk mencabut memori ketika ponsel aktif. Untuk ponsel tanpa menu “Remove Memory”, sebaiknya nonaktifkan ponsel terlebih dahulu.
2. Cari drive kartu memori (lihat di menu Windows Eksploler), misalnya pada drive (D,E,F,G,H atau lainnya). Jika memori sudah terbaca, klik tombol kanan mouse, dan pilih menu ‘Format’.
3. Selanjutnya muncul pilihan jenis format (FAT, FAT32 dan NTSC), pastikan Anda memilih sistim format file FAT.
4. Klik tombol ‘Format Now’ dan tunggu hingga selesai.
Jika muncul pesan ‘error’ kemudian PC tidak bisa memformat lagi, gunakan cara lain yakni format lewat menu Command Line.

Format lewat Command Line
1. Di PC, klik Start --> Run, dan ketik CMD.
Jendela Command akan terlihat pada mode DOS prompt.
2. Selanjutnya ketik FORMAT h: / FS:FAT
(h=drive letak kartu memori, jika kartu memori terletak di drive g, maka tulis g)
3. Tunggu hingga selesai.
Jika masih muncul masalah pada kartu memori, silahkan gunakan memory card reader lain. Tetapi jika memang sudah tidak bisa dipulihkan kembali, terpaksa kartu memori tersebut harus ditukar dengan penjualnya, jika masih bergaransi.

Format dengan Software
Selain dengan cara diatas, format kartu memori yang bermasalah bisa juga dilakukan dengan menggunakan software khusus. Misalnya untuk kartu MMC tersedia software MMCmedic yang bisa didownload dari www.n-gage-help.com.

Semoga bermanfaat.

Sumber : Adhy Mantovani Blog

Rabu, 05 Oktober 2011

PENGERTIAN MULTIMEDIA

Pengertian Multimedia Interaktif

Secara etimologis multimedia berasal dari kata multi (Bahasa Latin, nouns) yang berarti banyak, bermacam-macam, dan medium (Bahasa Latin) yang berarti sesuatu yang dipakai untuk menyampaikan atau membawa sesuatu.  Kata medium dalam American Heritage Electronic Dictionary (1991) juga diartikan sebagai alat untuk mendistribusikan dan mempresentasikan informasi (Rachmat dan Alphone, 2005/2006).
Beberapa definisi multimedia menurut beberapa ahli diantaranya:

  1. Kombinasi dari paling sedikit dua media input atau output. Media ini dapat berupa audio (suara, musik), animasi, video, teks, grafik dan gambar (Turban dkk, 2002)
  2. Alat yang dapat menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif yang mengkombinasikan teks, grafik, animasi, audio dan video (Robin dan Linda, 2001)
  3. Multimedia dalam konteks komputer menurut Hofstetter (2001) adalah: pemanfaatan komputer untuk membuat dan menggabungkan teks, grafik, audio, video, dengan menggunakan tool yang memungkinkan pemakai berinteraksi, berkreasi, dan berkomunikasi.
  4. Multimedia sebagai  perpaduan antara teks, grafik,  sound, animasi, dan video untuk menyampaikan pesan kepada publik (Wahono, 2007)
  5. Multimedia merupakan kombinasi dari data text, audio, gambar, animasi, video, dan interaksi (Zeembry, 2008)
  6. Multimedia (sebagai kata sifat) adalah media elektronik untuk menyimpan dan menampilkan data-data multimedia (Zeembry, 2008)
Berdasarkan pendapat-pendapat tersebut maka dapat disimpulkan bahwa multimedia merupakan perpaduan antara berbagai media (format file) yang berupa teks, gambar (vektor atau bitmap), grafik, sound, animasi, video, interaksi, dll. yang telah dikemas menjadi file digital (komputerisasi), digunakan untuk menyampaikan pesan kepada publik.
Pemanfaatan multimedia sangatlah banyak diantaranya untuk: media pembelajaran, game, film, medis, militer, bisnis, desain, arsitektur, olahraga, hobi, iklan/promosi, dll. (Wahono, 2007). Bila pengguna mendapatkan keleluasaan dalam mengontrol multimedia tersebut, maka hal ini disebut multimedia interaktif.
Thorn (2006) mengajukan enam kriteria untuk menilai multimedia interaktif, yaitu : (1) Kriteria pertama adalah kemudahan navigasi, (2) Kriteria kedua adalah kandungan kognisi. (3) Kriteria ketiga adalah presentasi informasi, (4) Kriteria keempat adalah integrasi media, (5) Kriteria kelima adalah artistik dan estetika dan (6) Kriteria penilaian yang terakhir adalah fungsi secara keseluruhan.
Multimedia interaktif menggabungkan dan mensinergikan semua media yang terdiri dari: a) teks; b) grafik; c) audio; dan d) interaktivitas (Green & Brown, 2002: 2-6).
a. Teks
Teks adalah simbol berupa medium visual yang digunakan untuk menjelaskan bahasa lisan. Teks memiliki berbagai macam jenis bentuk atau tipe (sebagai contoh: Time New Roman, Arial, Comic San MS), ukuran dan wana. Satuan dari ukuran suatu teks terdiri dari length dan size. Length biasanya menyatakan banyaknya teks dalam sebuah kata atau halaman. Size menyatakan ukuran besar atau kecil suatu huruf. Standar teks memiliki size 10 atau 12 poin. Semakin besar size suatu huruf maka semakin tampak besar ukuran huruf tersebut.
b. Grafik
Grafik adalah suatu medium berbasis visual. Seluruh gambar dua dimensi adalah grafik. Apabila gambar di render dalam bentuk tiga dimensi (3D), maka tetap disajikan melalui medium dua dimensi. Hal ini termasuk gambar yang disajikan lewat kertas, televisi ataupun layar monitor. Grafik bisa saja menyajikan kenyataan (reality) atau hanya berbentuk iconic. Contoh grafik yang menyajikan kenyataan adalah foto dan contoh grafik yang berbentuk iconic adalah kartun seperti gambar yang biasa dipasang dipintu toilet untuk membedakan toilet laki-laki dan perempuan.
Grafik terdiri dari gambar diam dan gambar bergerak. Contoh dari gambar diam yaitu foto, gambar digital, lukisan, dan poster. Gambar diam biasa diukur berdasarkan size (sering disebut juga canvas size) dan resolusi. Contoh dari gambar bergerak adalah animasi, video dan film. Selain bisa diukur dengan menggunakan size dan resolusi, gambar bergerak juga memiliki durasi.
c. Audio
Audio atau medium berbasis suara adalah segala sesuatu yang bisa didengar dengan menggunakan indera pendengaran.  Contoh: narasi, lagu, sound effect, back sound.
d. Interaktivitas
Interaktivitas bukanlah medium, interaktivitas adalah rancangan dibalik suatu program multimedia. Interaktivitas mengijinkan seseorang untuk mengakses berbagai macam bentuk  media atau jalur didalam suatu program multimedia sehingga program tersebut dapat lebih berarti dan lebih memberikan kepuasan bagi pengguna. Interaktivitas dapat disebut juga sebagai interface design atau human factor design.
Interaktivitas dapat dibagi menjadi dua macam struktur, yakni struktur linear dan struktur non linear. Struktur linear menyediakan  satu pilihan situasi saja kepada pengguna sedangkan struktur nonlinear terdiri dari berbagai macam pilihan kepada pengguna.

Green & Brown (2002: 3) menjelaskan, terdapat beberapa metode yang digunakan dalam menyajikan multimedia, yaitu:
a.       Berbasis kertas (Paper-based), contoh: buku, majalah, brosur.
b.      Berbasis cahaya (Light-based), contoh: slide shows, transparasi.
c.       Berbasis suara (Audio-based), contoh: CD Playerstape recorder, radio.
d.      Berbasis gambar bergerak (Moving-image-based), contoh: televisi, VCR (Video cassette recorder), film.
e.       Berbasiskan digital (Digitally-based), contoh: komputer.

Rabu, 05 Januari 2011

Awal Mula Permusuhan Thejak vs Viking oleh DidiLanzafame Juversib'liberty Gariskeraspecintahitamputih pada 24 Februari 2010 jam 15:25

Setahu saya sih gara2 acara kuis
di salah satu stasiun TV, yaitu
kuis siapa berani,, Mungkin anda
sudah tau.
Kuis yang menguji wawasan
dan kemampuan berpikir. Itu
merupakan edisi khusus kuis
Siapa Berani, edisi supporter
sepak bola. Menghadirkan
Viking, the jak, Pasoepati (Solo),
Aremania, dan ASI (Asosiasi
Suporter Indonesia).
Pemenangnya, Viking.
Perwakilan Viking berhasil
melewati babak bonus dan
berhak atas uang tunai 10 juta
rupiah.
Mananya juga manusia Rasa iri
dari the jak muncul. Malu
dikalahkan di kotanya sendiri,
ketua the jak saat itu, Ferry
Indra Syarif memukul Ali,
seorang Viker yang menjadi
pemenang kuis. Sungguh
perbuatan yang tidak pantas
dilakukan oleh seorang ketua.
Ketuanya saja begitu, apalagi
anak buahnya?
Kejadian itu terjadi di kantin
Indosiar, ketika
dilangsungkannya acara
pemberian hadiah. Kontan
keributan sempat terjadi, namun
berhasil diatasi.
Kesirikan the jak tak sampai
disitu. Mereka menghadang
rombongan Viking dalam
perjalanan pulang menuju
Bandung, tepatnya di pintu tol
Tomang. Anak-anak Bandung
yang berjumlah 60 orang pulang
dengan menggunakan dua mobil
Mitsubishi Colt milik Indosiar dan
satu mobil Dalmas milik
kepolisian. Ketiga mobil ini
dihadang sebuah Carry abu-abu.
Dua lolos, namun nahas bagi
salah satu Mitsubishi Colt yang
ditumpangi para anggota Viking.
Mobil itu terperangkap
gerombolan the jak. Kontan,
mobil dirusak, Viking disiksa, dan
uang para pendukung pangeran
biru itu pun dijarah. Termasuk
handphone dan dompet mereka.
Tercatat sembilan anggota
Viking mengalami luka-luka. Tiga
diantaranya terluka parah.
Namun sayang, pihak kepolisian
lamban dalam menyelesaikan
kasus ini. Termasuk dalam
menangkap the jak yang
merampok dan menganiaya
anggota Viking Persib Club.
Hingga saat ini perseteruan
kedua kelompok supporter itu
masih terus berlanjut. Viking,
yang bersahabat karib dengan
klub penggemar sepak bola
lainnya ( Bonek, Sakera, Blue
Devil, The Lobster, Persikmania,
Kampak FC,dll. ) tidak akan
pernah berbesar kepala. Viking
akan menjaga persahabatan itu
sampai kapanpun. Persija pun iri
dan ingin menggoyahkan
persahabatan ini. Tapi Persija
tidak berhasil. Sampai kapanpun
kita akan satu...olisian lamban
dalam menyelesaikan kasus ini.
Termasuk dalam menangkap the
jak yang merampok dan
menganiaya anggota Viking
Persib Club.



Dikutip dari Akun Facebook:
DidiLanzafame Juversib'liberty
Gariskeraspecintahitamputih

© Copyright 2008 Iim.Ibrahim_Blog's: 2011 | Template by : Irfan Ruswandi